Minggu, 06 November 2016

PETA KONSEP KEHIDUPAN MASA PRAAKSARA DI INDONESIA



PETA KONSEP


Peta konsep adalah suatu gambar yang memaparkan struktur konsep yaitu keterkaitan antar konsep dari suatu gambaran yang menyatakan hubungan yang bermakna antara konsep-konsep dari suatu materi pelajaran yang dihubungkan dengan suatu kata penghubung sehingga membentuk suatu proposisi. Karena itu, peta konsep akan mendorong siswa menghubungkan konsep-konsep selama belajar, sehingga tercapai pembelajaran yang bermakna(Dahar,1989:123).
Menurut Dahar (1988:154) peta konsep memegang peranan penting dalam belajar bermakna. Oleh karena itu siswa hendaknya pandai menyusun peta konsep untuk meyakinkan bahwa siswa telah belajar bermakna. Langkah-langkah berikut ini dapat diikuti untuk menciptakan suatu peta konsep.
·         Langkah ke-1: mengidentifikasi ide pokok atau prinsip yang melingkupi sejumlah konsep.
·         Langkah ke-2: mengidentifikasi ide-ide atau konsep-konsep sekunder yang menunjang ide utama.
·         Langkah ke-3: menempatkan ide utama di tengah atau di puncak peta tersebut.
·        Langkah ke-4: mengelompokkan ide-ide sekunder di sekeliling ide utama yang secara visual menunjukan hubungan ide-ide tersebut dengan ide utama.
Berdasarkan pendapat di atas dapat dikemukakan langkah-langkah menyusun peta konsep sebagai berikut:
1.      Memilih suatu bahan bacaan
2.      Menentukan konsep-konsep yang relevan
3.      Mengelompokkan (mengurutkan) konsep-konsep dari yang paling inklusif ke yang paling tidak inklusif
Menyusun konsep-konsep tersebut dalam suatu bagan, konsep-konsep yang paling inklusif diletakkan di bagian atas atau di pusat bagan tersebut.


Berikut ini adalah contoh peta konsep tentang kehidupan masyarakat praaksara yang telah saya buat.


KD: 3.2 Memahami perubahan masyarakat Indonesia pada zaman praaksara, zaman hindu-budha dan zaman Islam dalam aspek geografi, ekonomi, budaya, pendidikan, dan politik.

Media pembelajaran jenis Peta Konsep ini dibuat untuk memenuhi tugas 2 yang pertama, mata kuliah Media Pembelajaran Bidang Studi. Pada peta konsep tersebut saya menyajikan materi mengenai Kehidupan Masa Pra-aksara di Indonesia, karena menurut saya materi ini sangat sesuai dijadikan peta konsep.
Pada media ini memang tidak disertai keterangan dibawahnya, hanya berisikan konsep-konsepnya saja. Karena pada dasarnya peta konsep hanya digunakan sebagai pendahuluan sebelum masuk keinti pembahasan. Jadi, seorang pendidik yang menggunakan media peta konsep harus memahamai betul apa isi penjelasan dari peta konsep yang telah dibuat, sehingga dapat maksimal menyampaikan materi kepada peserta didik, dan peserta didik pun dapat memahami penjelasan materi yang disampaikan pendidik dengan melihat peta konsep tersebut.
Proses pembuatan media ini menurut saya cukup mudah dari media yang lainnya yang pernah saya buat, karena tidak membutuhkan waktu yang begitu lama. Jika dilihat dari bentuk tulisan dan bentuk peta konsepnya memang sudah mendekati kata sempurna. Untuk penulisan, font yang digunakan tidak terlalu kecil dan dapat terbaca oleh seluruh siswa. Hanya saja untuk pemilihan warna font masih kurang, seharusnya untuk konsep yang memiliki keterkaitan warna fontnya disamakan.
Sumber Rujukan:
3.      http://muhsinhar.staff.umy.ac.id/peta-konsep-untuk-mempermudah-konsep-sulit-dalam-pembelajaran/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar